Kenapa Sih Penetapan Awal Bulan Ramadhan selalu berbeda tiap tahunnya? Yuk simak penjelasannya
March 7, 2026

Pernah ga sih kalian menyadari mengapa jadwal awal puasa Ramadan selalu bergeser maju setiap tahunnya dalam penanggalan masehi?
Fenomena ini dijelaskan secara ilmiah oleh ahli astronomi dari Pusat Riset Antariksa BRIN, Thomas Djamaluddin Beliau memaparkan bahwa perbedaan ini berakar pada sistem kalender yang kita gunakan sehari-hari.

Sederhananya, umat Islam menetapkan hari besar keagamaan berdasarkan Kalender Hijriah yang acuannya adalah peredaran Bulan mengelilingi Bumi. Dalam satu tahun Hijriah, rata-rata hanya terdapat sekitar 354 hari. Hal ini berbeda dengan Kalender Masehi yang kita gunakan sebagai penanggalan umum, di mana perhitungannya mengikuti peredaran Matahari dengan rata-rata 365 hari setahun.

Perbedaan durasi yang mencapai 11 hari inilah yang menyebabkan pelaksanaan ibadah puasa Ramadan selalu balapan maju dari tahun sebelumnya jika dilihat dari sudut pandang kalender Masehi.

Namun, jika kita merujuk pada kalender Hijriah, Ramadan tentu selalu jatuh pada tanggal yang tetap, yakni 1 Ramadan.

Selisih hari yang terus terakumulasi ini akan membawa kita pada sebuah peristiwa langka di tahun 2030 Pada tahun tersebut, umat Muslim di seluruh dunia akan menjalani ibadah puasa Ramadan sebanyak dua kali dalam satu tahun Masehi Ramadan pertama (1451 H) diprediksi jatuh pada bulan Januari 2030, sedangkan Ramadan kedua (1452 H) akan hadir kembali pada bulan Desember 2030

Menariknya, meskipun kita berpuasa dua kali, perayaan Idul Fitri di tahun 2030 tetap hanya terjadi satu kali. Hal ini dikarenakan Idul Fitri untuk Ramadan kedua baru akan jatuh pada bulan Januari tahun berikutnya, yaitu 2031.

Menurut pakar astronomi Ibrahim Al Jarwan siklus unik "Ramadan Ganda" ini bukanlah sesuatu yang terjadi secara acak. Ini adalah bagian dari siklus astronomi yang berulang setiap kurang lebih 33 tahun sekali. Jika kita menoleh ke belakang, fenomena serupa pernah terjadi pada tahun 1997, dan setelah tahun 2030 nanti, diperkirakan akan terulang kembali pada tahun 2063.

sumber:detik.com & kompas.com